Ketika kau mendengar kata kenang, kenangan, rindu, merindu. Siapa yang ada dalam pikiranmu?

Mungkin dia. Lelaki yang baru semalam kau temui dan menarik ulur hatimu hari ini. Yang menyisakan kenangan dalam waktu singkat yang begitu melekat.

Atau dia. Perempuan yang bertahun-tahun kau puja tapi tak sanggup kau nyatakan cinta. Yang boleh jadi menunggumu juga, atau berharap kau lenyap saja.

Pernahkah,

kau berpikir barang sejenak?

Siapa yang lebih pantas untuk kau kenang?

Untuk kau sampaikan kata rindu, untuk kau bacakan padanya setumpuk puisi cinta?

Dia.

Yang mungkin akan segera melepasmu, atau memang sudah?
Dia,

yang mungkin tak selalu ada di sampingmu seperti kekasihmu -orang yang mungkin saja besok berubah menjadi orang yang tak lagi kau kenang, yang menganggapmu bukan bagian hidupnya, bahkan bagian masa lalunya.

Ya, dia.

Dia selalu ada.

Ah, mereka!

Mereka selalu ada, dalam doa yang mengalir di setiap diamnya, di setiap kata rindu yang mencekat tenggorakannya.

Mereka yang lebih pantas kau kenang, kau rindukan, kau ucapkan kata-kata cinta.

Mereka, orang yang membuatmu ada di dunia ini.

– Depok, 6 Mei 2013 –

Apa kabarmu di sana?
Ma? Pa?

Mama-Papa @Rumah Bintaro, Idul Fitri 2010
Mama-Papa @Rumah Bintaro,
Idul Fitri 2010
Papa-Mama @TMII Wisuda Tante Yet, 26 Mei 2012
Papa-Mama @TMII
Wisuda Tante Yet, 26 Mei 2012
Papa-Mama @RM Minang Soto Pekanbaru 29 Januari 2013
Papa-Mama @RM Minang Soto Pekanbaru
29 Januari 2013
Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s