Duduk di sini seorang pengamat – yang melihat gerak-gerik seorang gadis yang terpaku pada lelaki yang tak sedetikpun mengalihkan pandang dari perempuan yang duduk manis dan menatap malu-malu pada laki-laki yang bersembunyi dari balik bukunya karena takut tertangkap basah sedang mengamati wanita yang berjalan pelan-pelan yang sesekali mengalihkan pandang dari jalanan ramai ke seorang pria yang sedang menatap ke sebuah kaca toko dan dari sana memata-matai seorang gadis yang terpaku pada lelaki yang tak sedetikpun mengalihkan pandang dari perempuan yang…,

Ah, sepertinya aku si pengamat itu – karena seorang pengamat yang kuperhatikan, ternyata terlepas pandangnya dari menyadari keberadaanku yang mengamati apa yang diamatinya dan yang diamati apa yang diamatinya dan yang diamati oleh yang diamati apa yang diamatinya dan…,

Ya?” – sejak kapan orang ini memaku pandangan padaku?

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s