Ada siklus yang membelenggu saya dan teman-teman di kampus perjuangan. Dari awal masuk kampus ini, hingga nanti akhirnya lulus. Siklusnya nggak akan pernah berbelok kemana-mana. Muter di situ-situ aja.

Ada tiga fase…

Pertama, fase peperangan. Dimana kami ter(di)paksa menusuk teman sendiri demi ego masing-masing. Saling mengutuk dan nggak mau kalah. Bisa jadi TWW di Twitter. Bisa jadi hotnews di Facebook. Dan menanti dengan sabar (tak sabar) hasil peperangan. Menang, atau kalah oleh kekuasaan yang tiada tanding, si pemegang server beken bin kece, SIAK NG. Hahaa..

Apakah itu SIAK NG? Tanya om Google aja deh.. hahhaa :p

Bingung? Jadi, fase ini adalah fase registrasi akademik via online, pengisian matakuliah dan penentuan jadwal kuliah. Sistemnya emang rada-rada… jadi selain mata kuliah wajib jurusan, hukum rimba berlaku.. siapa cepat dia dapat #asalmakepribahasa Dan itulah peperangannya. Semua mahasiswa menyerbu SIAK NG dan SELALU menyebabkan servernya down, sehingga hanya yang koneksinya zet zet yang bisa mengakses dengan nyaman. Yang nggak punya koneksi oke? Selamat tinggal… banyak-banyak berdoa yaah 🙂

Fase kedua adalah…. fase perkuliahan. Termasuk di dalamnya UTS dan UAS. Pasti. PASTI setiap dua masa itu datang, kami ter(di)paksa lagi untuk fokus pada mereka. Mengalihkan perhatian hanya untuk dua masa itu. Dan semua status di media sosial pun berubah menjadi kegalauan UTS dan UAS serta tugas-tugas yang menyertainya… Hafyuuh…

Dan fase ketiga…

Hari ini! Kami masuk ke fase akhir. Fase penantian dengan harapan dan ekspektasi indah yang dijelek-jelekkan karena berasumsi bahwa kenyataan berbanding terbalik dengan ekspektasi. Jadi, biar dapet kenyataan indah, berharap aja yang jelek-jelek. ‘Tul? ‘Tuuul….!!

Yak! Fase penantian nilai akhir semester!! #jengjeng

Fase dimana wajahnya mengalihkan duniaku. (lagi dan lagi) menarik perhatian semua mahasiswa kampus ini dari TL mantan, gebetan, game, buku, bahkan kesibukan sehari-hari dan fokus pada satu akun paling mempesona sejagat kampus…

Ya iyalah.. secara di fase ini penentuan apakah kami pantas untuk berperang dan maju ke semester berikutnya, atau stay di tempat, perang bareng junior-junior. Penentuan apakah masih bisa membanggakan IP dan IPK, atau terduduk miris dan menutup telinga setiap ditanya nilai IP dan IPK. Yak.. fase panantian dan penentuan. Lagii dan lagii… hahaha

Cuma ada tida fase. Tapi serius, terasa banget bagi mahasiswa di kampus ini. Dan akan terus begitu sampai lulus.

Ngisi SIAK NG pake perang –> bersetubuh dengan tugas, UTS dan UAS –> nungguin hasil akhir –> ngisi SIAK NG pake perang lagi –> bersetubuh dengan tugas, UTS dan UAS lagi –> nungguin hasil akhir lagi daaaaaaaaaaan begtu seterusnya -______-“

Trus?

Sekalian nungguin hasil nilai juga sih makanya saya di sini. Hahaa..

Best wishes for me and my SIAK NG…

tenang… nilai jelek nggak bakal jadi alasan saya loncat ke Sungai Siak di Riau sana kok, ya nggak Enji? (ntah siapa itu si Enji hahha -_-)

Iklan

3 pemikiran pada “(sungai) SIAK, Enji…

  1. Untung aku gak perlu SIAK-NG-an persemester… semuanya udah paketan.. 🙂
    Utak atik siak-ng ya pas mau wisuda dengan sebelumnya minta ulang password krn selalu lupa update.. _(._.)_

    Suka

    1. iya kk.. kalo aku juga udah dipaketin.. tpi ttp aja, utk matkul wajib fakultas harus berperang buat dpetin kelas yg dosenyya oke.. hahaa
      untuk matkul pilihan juga kalo sks nya cukup buat ‘belanja’, ttp hrus perang biar masuk kapasitas :p

      Suka

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s