Satu kata yang menjadi favorit setelah saya menginjakkan kaki di negeri orang: P U L A N G. Yak! Akhirnya saya bisa dengan bangga dan bahagia bilang ke orang-orang “Eh, gw besok pulang looh.” atau, “Yaelah… gw aja udah lama nggak pulang biasa aja.” Hahaa… penyakit anak rantau atau cuma saya sendiri? Yang suka bikin kesel teman-teman yang tinggal di Jabodetabek dan nggak bisa main lama-lama karena pengen buru-buru pulang.

Dan yak! Sekarang saya memasuki “jam pulang”. Jam dimana saya akan berkata, “Gw pulaaaaaaaang!” ke semua teman-teman yang nggak sengaja saya temui, saya chat, atau apa pun. Bagi saya, sebuah kabar gembira ketika akhirnya saya bisa memberi berita kepulangan saya ke rumah kayu tercintah :’)

Ada rasa yang membelenggu setiap “jam pulang” datang menghampiri. Saya hapal betul rasanya. Sejak kali pertama akan pulang ke Pekanbaru setelah saya ditetapkan akan tinggal di sini untuk jangka waktu yang cukup lama, ada rasa deg-degan, bahagia, cemas dan…. semua! semua rasa sepertinya berkecamuk. Apakah semua orang yang pulang ke kampung halaman juga merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan? Ah, peduli apa? Yang jelas saya merasakannya sekarang dan membuat saya ingin berteriak-teriak. Bernyanyi dengan suara lantang yang false dan masa bodo dengan orang-orang di kosan. (Hmm.. bentar, kayanya tinggal saya dan kakak saya di sini. Sepertinya kami penghuni terakhir :3)

Tapi, kepulangan kali ini yang agaknya berbeda. Pertama, saya tidak sendiri. Ada abang dan sepupu yang ikut serta, jadi saya tidak begitu ‘takut’. Kedua, ada kakak di kosan, saya nggak sendirian menikmati kegalauan “jam pulang” ini. Karena kakak sepertinya juga ikutan galau karena ditinggal. Nggak mau ngaku sih dia, tapi pasti galau. Hahaa. Ketiga, tinggal beberapa jam lagi, saya masih duduk nyantai di kosan, depan laptop, belum mandi dan yang paling parah kamar masih dalam keadaan berantakan super duper! Biasanya, dua hari menjelang pulang kamar udah kinclong, lah ini? Hahaha boro-boro -________-a

Ada yang unik memang tahun ini, lebih tepatnya semester, liburan semester, dan kepulangan semester ini. Unik aja!

Dan, hei, when can I see you again?

Sebuah pertanyaan aneh sih lebih tepatnya. Ya, pastinya ketemu pas udah balik ke sinilah. Kecuali kalau tiba-tiba teman-teman saya muncul di depan pintu rumah di Pekanbaru. (Yah, cuma karena pengaruh dengerin lagunya Owl City aja sih sebenarnya. Hahaa)

Well.. seperti menjadi ritual kepulangan, setiap jam pulang rasanya wajib membuat sebuah pengumuman. Seperti 28 Juli 2012 dan 14 Januari 2013  lalu :)\

Yah, besok saya pulang! Pulang ke pangkuan Mama dan Papa yang menunggu di Rumah Kayu di Pekanbaru. Menyelesaikan rajutan rindu yang dibuat tangan-tangan waktu. 🙂

 

– Ade Surya Tawalapi –
Depok, 26 Juli 2013

Iklan

4 pemikiran pada “Jam Pulang

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s