itu menjalani hidup bukan untuk mengubah dunia, tapi untuk tidak membiarkan dunia mengubah gue 🙂

sebuah penyemangat yang bisa bertahan berbulan-bulan lamanya, atau hanya sejam-dua jam saja. Siapa yang tahu?okay, memang seharusnya saya tahu! Saya yang harusnya menentukan apakah saya bisa mempertahankan rasa semangat yang tiba-tiba menggebu ini untuk selamanya atau membiarkannya hancur lebur bersamaan dengan datangnya segala partikel negatif dari segala penjuru.

itu menjalani hidup bukan untuk mengubah dunia, tapi untuk tidak membiarkan dunia mengubah gue 🙂

penyemangat apa lagi yang harus saya hidupkan untuk menyambut 17 Agustus yang ke-68 kalinya?
penyemangat apa lagi yang harus saya ciptakan untuk menyambur semester baru yang pastinya akan menyita waktu dan perhatian, serta menantang mental saya yang seperti keong, digertak dikit langsung ciut?

penyemangat seperti apa lagi yang harus saya ucapkan agar benar-benar merasuk dan mampu memberikan saya kekuatan untuk melangkahkan kaki dengan semangat dan penuh keceriaan, penuh harapan dan cita dan cinta?

itu menjalani hidup bukan untuk mengubah dunia, tapi untuk tidak membiarkan dunia mengubah gue 🙂

membangun benteng dengan pertahanan yang kuat.
bukan berarti mengisolasi diri dari perkembangan zaman.

mengubah dunia itu tidak mudah!
tapi untuk tidak membiarkan dunia mengubah kita itu jauh lebih susah!
Tidak percaya?
Cobalah untuk lebih sering menutup mulut, buka mata dan buka telinga. Dari situ, harusnya akan terlihat dan terdengar siapa-siapa yang sudah diubah oleh dunia, dan siapa-siapa yang bisa bertahan dengan dirinya, tanpa harus mengubah dunia.

Kita? Suruh orang lain menilai, minta mereka untuk terus mengkritik.
Harusnya dari sana kita bisa introspeksi diri dan menjadi lebih tahu siapa kita sebenarnya.

itu menjalani hidup bukan untuk mengubah dunia, tapi untuk tidak membiarkan dunia mengubah gue 🙂

mengubah dunia yang besar ini?
atau membangun pertahanan diri yang kuat dan tangguh?

itu bisa dengan bijak menentukan pilihan hidup dan menyikapi segala konsekuensinya 🙂

– Ade Surya Tawalapi –
Pekanbaru, 16 Agustus 2013
, inspirasi dari hashtag yang
dibuat oleh anak-anak di
kampus tetangga. haha :p

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s