Dia teman sepermainanku,
Sekarang pun masih
Dia tua setahun dariku,
Tapi sedikit terbelakang
Dia cerdas, jauh di atasku
hanya saja dia lebih kecil dari adikku
sifatnya
dan sikapnya


Kemarin datang seorang lelaki yang aku mengenalnya sangat dekat. Dia datang sambil membawa kotak besar berwarna hijau. Boneka panda isinya. Besar sekali!

Aku memelukkanya erat. Menciumnya dan lalu membawanya ke kamarku. Bermain dengan riang bersama teman baru. Mashka kunamai dia.

Dan besok, lelaki itu, bersama teman baruku dan aku akan ada di ranjang yang sama. Boneka besar adalah hantaran darinya, sesuai permintaanku. Dan cincin perak 500 rupiah yang bertahun melekat dijariku, menjadi maharnya. Ah, Tuhan. Secepat itu rupanya hari itu datang.


Dia sarjana
di usianya yang muda ia telah menamatkan pendidikan strata satu
Sedang kami yang normal, masih
tergopoh di tahun akhir
Kalah oleh seorang gadis keterbelakangan mental
yang jenius!


Dan cincin itu melingkar kembali setelah seminggu terlepas dari tanganku. Dan sejak itu semuanya berubah. Ntah apa tapi aku merasakan ada yang beda. Mungkin…..


Aku hadir sebagai pengiring pengantin wanita
Dia memilihku daripada kakaknya
atau bahkan ibunya
Katanya,
“karena mereka akan mengiringi langkahku seumur hidup, sedangkan kau hanya sesekali.”

Dan pernikahan itu pun berlangsung
Dan cincin di jari manisnya kini
bukan sekedar cincin 500 perak yang 12 tahun lalu kami beli
Tapi cincin di jaris manis itu
adalah cincin pernikahannya

  • Ade Surya Tawalapi –
    Depok, 4 Oktober 2013
Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s