Turun dari angkutan itu sambil tersenyum senang dan melangkah riang. Peduli apa dengan orang-orang di sana? Bingung melihatku tersenyum pada mereka, kenal padahal tidak. Masih dengan langkah mantap dan kecepatan konstan, menyahut sapaan rembulan. Masih malu-malu dia, bersembunyi di balik benda ajaib, tak kasat mata. Lalu melanjutkan perjalan, mencarimu.

Tapi aku tahu, takkan pernah ada kau di sana. Takkan pernah.

Lalu apa yang kau tahu tentangku? Tidak ada, karena kau dan aku tak saling mengenal.

-Ade Surya Tawalapi-
Depok, 15 Oktober 2013

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s