Kita pun turut bersumpah,
“Bertanah air yang satu”,
Samakah tanah airku dan tanah airmu?
Dimana tanahku? Dimana airku?
Aku bahkan tak berumah di rumahku sendiri,
sedang kau berfoya-foya atas istana yang hanya kau seorang

Kita pun turut bersumpah,
“Berbangsa yang satu”,
Samakah bangsaku dan bangsamu?
Siapa bangsaku?
Aku bahkan tak kenal bangsa apa bangsaku ini
sedang kau lupa bangsa apa kau ini

Kita pun turut bersumpah,
“Menjunjung bahasa persatuan”,
Samakah bahasa yang kita junjung?
Aku bahkan tak mengerti setiap kata darimu
sedang kau tak mau mendengar kata-kata dariku

Tanah air mana yang kita sumpahi milik kita bersama?
Bangsa mana yang kita akui bangsa bersama?
Bahasa mana yang kita sepakati bahasa bersama?

Sedang tanah airku kau beli lalu kau jual ke bangsa itu
Sedang bangsaku kau pecah-belah dengan bahasa itu
Sedang bahasaku kau redam lalu kau hapus dari muka bumi.

Siapa kau!?
Sebenarnya,
Siapa KAU!?!

-Ade Surya Tawalapi-
Depok, 28 Oktober 2013
Selamat mengenang dan memahami, memaknai dan mempelajari arti Sumpah Pemuda.
Selamat hari Sumpah Pemuda (terdahulu)
#revisi :p

Iklan

2 pemikiran pada “Sumpah Kita

  1. dalem… dalem… dalem banget. 😀
    so deep in every words.
    aku rasa “ruh” sumpah pemuda sudah terpudari dari pemuda2 negeri ini. “ruh” sumpah pemuda hanya melekat pada pemuda angkatan lama. sekarang tugas kita sebagai generasi pemuda bangsa ini adalah menegmbalikan “ruh” itu kepada sebagimana semestinya.
    selamat Hari Sumpah Pemuda! 😀

    Suka

    1. Terimakasih 🙂 saya hanya menyampaikan apa yang saya rasakan dan pikirkan.
      Kalimat “tugas generasi pemuda” itu sudah saya dengar sejak SD, yang artinya, “pemuda2” sebelum kita sudah “bersumpah” lagi untuk membangkitkan ruh itu. Tapi apa? Kejadiannya terus berulang, ruh mati di tengah jalan, atau agen perubahan yang lupa tujuan awal. Mungkin niatnya yang harus diluruskan dan dipakemkan, lalu aksi yang benar2 nyata. Maka kembali ke diri sendiri. Sudahkah kita memahami makna sebenarnya Sumpah Pemuda? Sudahkan kita menanamkan bibit perubahan, minimal di diri masing2? Apakah keberagaman negeri ini bisa menjadi pemersatu pemahaman kita terhadap isi Sumpah Pemuda? PR penting yang takkan ada habisnya, saya rasa. Hehee

      yaps! salam perjuangan! Salam Sumpah Pemuda!! 😀

      Suka

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s