“Menulislah, nak. Belajarlah menulis. Kalau tidak, kau akan seperti singa dalam buku karya Martin Baltscheit ini. Ia tidak bisa menulis, cuma bisa mengaum. Ia sih tak merasa bermasalah dengan ketidakbisaannya itu sampai ia melihat seekor singa betina cantik yang suka membaca. Singa ini tahu, nak, singa betina yang suka membaca adalah jenis singa terhormat yang tidak bisa ia dekati begitu saja. Paling tidak ia harus menyuratinya terlebih dulu. Tapi bagaimana caranya kalau ia tidak bisa menulis? Meminjam tangan hewan lain tentu tak manjur karena perasaannya tak tertuang sempurna seperti yang ia kehendaki. Misalnya ketika ia menyuruh kuda nil menuliskan surat buatnya, tentu saja kuda nil memakai rayuan khas kuda nil “maukah kau berenang bersamaku?” yang jelas bukan rayuan singa. Maka dari itu belajar menulislah, nak, agar dunia tahu apa yang kau pikirkan.”

 

“agar dunia tahu apa yang kau pikirkan”

 

apa dunia perlu tahu apa yang kupikirkan tentang diriku sendiri?

-Ade Surya Tawalapi-
Depok, 19 November 2013

Iklan

14 pemikiran pada “SatuLagiTentangB-L-A-.-.-.

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s