Aku hanya menolak peduli,
pada seorang gadis yang merutuki dirinya sendiri,
meratapi nasib yang telah membawanya ke sini,
menangisi cintanya yang pergi.

Untuk apa?
Untuk apa aku harus bercampur tangan?
Mengurusi hal yang penting, bukan!
Mencampuri hal yang urusanku, bukan!
Memikirkan hal yang tak menguntungkan!

Lebih baik aku bernyanyi..
Tralalalaaaa….
Nanananaaaa….

Walau sumbang nadanya,
walau pecah suaranya,
yang kutahu hatiku riang,
jiwaku senang!

Jadi, biarkan aku bernyanyi,
tralalalaaaa….
nananaaaa…..
Dengan ataupun tanpa hujan!

Menari?
Oh, aku tak bisa berdansa!
Tapi rasanya asik juga
menari dan bernyanyi
sesuka hati!

‘Kan kulenyapkan nestapa,
kuhilangkan duka,
dan tersembuhkanlah luka,

TralalalaaaNananaaa..

Peduliku padamu?
Tak lagi jadi fokus hidupku!!

-Ade Surya Tawalapi-
Depok, 29 November 2013
*sambil mengetiknya, sambil bernyanyi tanpa nada,
suka-suka!

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s