-Rangkaian kata yang berhasil terselamatkan daya ingat yang abal-abal!-

Mengapa aku begitu bersemangat?

Karena ingin melarikan diri, dari rasa patah hati, namun masih terikat tali. Jadi kuhempaskan saja tubuhku pada kursi nyaman dan empuk ini. Berlagukan suara: pendingin ruangan yang berisik; gesekan alas kaki dan lantai marmer yang mengganggu; lembaran kertas yang dibolak-balik; dan tik-tik-tik papan ketik dengan jari yang menari-nati di atasnya, kutenggelamkan kepala dalam tumpukan bacaan di hadapanku, memainkan pena di jemariku dan membiarkannya bermain di atas buku tulis yang terselip di bawah satu buku bacaan.

Sudah satu jam? Atau baru 15 menit?

Seberapa tahan semangat ini menggantung di depan keningku?

Karena ingin segera menyembunyikan hati, dari rasa sakit hati, namun masih terikat empati. Jadi, kujatuhkan saja pandangan padanya di luar sana. Yang berlukiskan: gedung-gedung megah yang kuno; berlapis awan putih menggumpal; bersiluet gunung terapit ciptaan manusia; bergradasi biru terang-tua di antaranya, kutenggelamkan mata dalam tumpukan warna di balik jendela kaca, memainkan pena dalam kepala dan membiarkannya bermain di atas buku imajinasi yang terselip di bawah bayang-banyangnya.

Sudah 15 menit? Atau baru sedetik?

Akankah bertahan semangat yang menggebu-gebu ini?

-Ade Surya Tawalapi-
Depok, 13 Desemper 2013
tengah hari menjelang Adzan Jum’at


Iklan

Satu pemikiran pada “Perpustakaan Lantai 3

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s