Masih dengan emosi menggebu-gebu.

Mendapat kabar yang memang ingin sekali saya ketahui tetapi tidak begitu tertarik untuk dibahas lebih lanjut itu adalah sesuatu yang belakangan ingin sangat-sangat-sangat saya hindari!

KEPO? It’s fine! And it’s good as long as you not hurt your self and do not disturb others! Tapi saya rasa kita perlu berpikir lebih tajam lagi mengenai ini. PENTINGKAH???

Sebuah siklus yang sudah saya alami lima kali. Memberikan efek yang berbeda-beda. Mungkin pertama kali saya ikut serta, mengumbar-ngumbar apa yang saya dapatkan dan menyesali apa yang seharusnya saya pikir bisa saya dapatkan namun tidak saya dapatkan, lalu menyalahkan dosen! Kali kedua, intensitas menyalahkan dosen berkurang, karena memang ternyata diri inilah yang tidak belajar begitu rajin. Saya mulai memilah-milah kata untuk “diucapkan”. Kali ketiga, saya mulai malas membahas. Cukup menjadi pembaca, lalu berkomentar nomention! Kali keempat, mulai muak. SEPENTING apakah nilai itu sesungguhnya? Kali kelima? Saya benar-benar tidak sanggup lagi. Begitu banyak orang yang rupanya serakah! TERSEBAR seantero kampus yang KATANYA berisi orang-orang CERDAS ini. Well.. saya rasa mereka memang cerdas. OTAK-nya. BUKAN hatinya.

“IPK gue CUMA3,5 kooook…..”

“Itu lumayan yaaa….!”

“Lah, lo emang berapa?”

“Jatuh banget nih nilai gueee.. jauh banget jatuhnya…”

“Emang berapa?”

“3,88.”

ada golok nggak?

Seandainya mereka– orang-orang yang sepertinya hanya kenal kata CUMA itu tahu, bahwa di sudut-sudut kamar di kosan yang tersebar luas di sekitar kampus, atau di rumah-rumah yang tersebar luas di Indonesia, ada yang menangis, terharu karena IPK-nya diambang batas! YANG PENTING LULUS!

Seandainya mereka– orang-orang yang menyesali nilainya TURUN NOL KOMA NOL SEKIAN itu tahu, bahwa di sudut lainnya ada yang mengharapkan NOL KOMA NOL SATU saja dari nilainya untuk menambah nilainya yang DI BAWAH standar kelulusan!

AH, ya.. mereka TAHU kok. Tapi TIDAK peka!!

Dan, mereka itu tuh???? Mereka itu yang disebut CERDAS????? Mereka itu yang nantinya akan memimpin negara ini???? Ah ilah! Udah kebayang bakal jadi apa! Manusia serakah itu sudah jelas masa depannya seperti apa!!!!

Lalu mengapa saya marah-marah??

Apa karena saya iri, nilai mereka tinggi dari saya?

Apa karena saya satu dari orang-orang yang nilainya di ambang batas???

HAHA

nggak liat judul di atas??

IPK Gue 4,00!!!!

Percaya???

Bagus kalau tidak! Karena saya PUN tidak peduli berapa nilai saya! (Itu judul cuma buat narik perhatian orang!)

Saya hanya peduli pada mereka….

yang satu persatu bersenandung pilu pada saya….

depresi? TIDAK!

Karena mereka masih punya iman…

Karena meskipun nilainya, YANG SEPERTINYA DI MATA SEBAGIAN ORANG SUDAH MENJADI SEGALA-GALANYA, itu jatuh sejatuh-jatuhnya… DIA masih bisa tersenyum dan berkata…

“Syukurlah, Gue masih lulus meskipun nilai ancur lebur!”

Puji Tuhan, Dia tau yang terbaik untuk gue. Dan gue harus membalas-Nya di semester depan!”

Alhamdulillaah…. Allah masih sayang sama gue.”

Well..

SIAPA YANG HARUS BELAJAR LEBIH TEKUN SEKARANG?????

-Ade Surya Tawalapi-
yang jengah dengan ketololan mereka yang tidak peka!
Depok, 8 Januari 2014

-mohon maaf kalau saya marah-marah. mohon diingatkan saja. saya benar-benar capek mendapat laporan-laporan nggak penting itu. secara langsung, atau sekedar kicauan saja. salahkah yang saya tulis ini? 😥 –

Iklan

12 pemikiran pada “IPK Gue 4,00 !

    1. kayanya org yg berpikiran sprti mbak, “IPK ga ngaruh2 amat” itu bisa dihitung dengan jadi mbak. Hehehee..
      mau cuek tapi gedeg, mbak.. kepala penuh kata-kata yg berhubungan ip-ipk yg bertebar dimana2.. ngindarin mendsos, eh lewat wa/sms/ketemu lgsung ttp aja omongannya itu hahaa.. Ya emg butuh kesabaran mah di waktu2 seperti ini. :’)

      Suka

  1. Pertama, Ade gak salah karena ini blog pribadi, so whatever you wanna write, just write it. Aaanddd~
    Setuju, De. Sebenarnya hak mereka sih posting IPK/IP yang dewa itu, tapi sehubungan di hari yang sama BARU AJA CHAT AMA BANG ZIKRI SOAL KITA YANG GA NGERTI APA-APA SOAL TEORI POSMO & POS-STRUKTURALIS, jadi agak malu sih punya nilai tinggi tapi pertanggungjawabannya gak ada. Ufufufu 😉
    Keep calm and stay humble, for we’re not even worth of His tiniest and lightest seed 🙂
    p.s: sabar ade!

    Suka

    1. hehee.. terimakasih pe. Nah, itu tuh yang terpenting tuh ituuu! Sejalan ga nilai yang dibangga-banggakan itu dengan ilmu yang dia dapatkan, pahami, dan ‘kuasai’?? atau jangan-jangan…. Astaghfirullah 😥
      iya, pe sabar ekstra. harus! :’)

      Suka

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s