Hei!

Salam sapamu dari tatapan syahdu
yang seketika membuatku tersipu
Sepasang mata yang lalu mencuri-curi pandang. Mataku!

Karena penasaran!

Siapa kamu?
Apa kita kenal?
Tidaklah jawabannya.
Ini kali pertama kita bersua
dan untuk kali terakhir pula

Tatapan itu masih kuingat
sampai detik kata-kata ini meloncat
Rasanya begitu hangat
Perjalanan panjangku pun menjadi bersahabat

Ya?

Tanya tatap mataku tiap kali teradu matamu
Seolah ada yang ingin terucap
Tapi kutolak,
lebih dalam menenggelamkan kepalaku

Aku salah tingkah!

Tertawa di atas bacaanku,
padahal menertawakan diriku.

 

Siapa kamu?
Apa kita saling kenal?
Tidaklah jawabannya.
Tapi sungguh, kuingin tahu
siapa kamu!

Karena kutahu
tak hanya aku yang mencuri waktu
Pun kamu,
sesekali mengarah pandang padaku

 

Sekali waktu Tuhan menjentikkan jarinya
Dan kita saling terpana
Mata-mata penasaran penuh tanya
Tak menduga tertangkap mata yang lainnya.

Lalu kita pura-pura tak saling lihat!

Siapa kamu?
Apakah penasaran denganku?
Atau hanya aku?

Sayang waktu harus berlalu,
dan berakhirlah curi-curian itu.
Permainan mata terhenti
karena kamu sudah harus pergi
Sampai jumpa,
— Jika memang ada kali kedua

Selamat jalan,
— Jika tak ada lagi kesempatan

Perjalanan panjang kita berakhir sudah
Dan rasa ini pun harus lekas punah

Terimakasih atas hiburanmu,
yang menggetarkan hatiku
Terimakasih atas senyum yang bukan untukku
atas tatap syahdu yang buatku terpaku.

 

 

-Ade Surya Tawalapi-
Catatan dari Jogja ke Surabaya,
Surabaya, 17 Januari 2014 22:21 WIB
🙂

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s