Mungkin ini serupa tes? Tes kesetiaan? Dan aku gagal?

Ah! Bukan! Harusnya, “Dan aku gagal!”

Kita hanya “terpisah” beberapa hari. Tapi lalu perhatianku terebut oleh halusinasi. Meski kita bertemu lagi, tetap saja, halusinasi itu membayangi. Menghantui!

Hmm… Tidak! Bukan!

Kurasa dia tidak menghantui, karena aku sama sekali tidak takut. Dia serupa halusinasi Maha Indah! Jadi…. tepatnya, apa?

Dia apa? Ntah!

Tapi, Mu…

Rupanya ada saat, ketika aku ditarik keluar dari museum bawah sadarku.

Saat kita dipertemukan lagi. Benar-benar bertemu. Dan halusinasi itu kalah. Musnah! Dia lenyap. Hilang. Tak sanggup melihat dunia luar. Alam kesadaran, ternyata, halusinasi baginya. Sebuah nyata yang tak mampu disentuhnya.

Lalu tinggal aku dan kau. Lagi-lagi hanya ada kita.

Tapi, kuharap tidak hanya berdua. Karena, kupikir, harus ada yang ketiga. Yang bertugas melengkapi.

Rasa… Cinta…

Iklan

2 pemikiran pada “Halusinasi dan Mu

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s