Beberapa hari setelah memposting The Liebster Award yang pertama, langsung dapet yang kedua. Hahaaa… The Liebster Award II ini saya peroleh dari Vinda, teman blog yang baru kenal Hehee..

Terimakasih ya Vinda atas award-nya. Maaf baru kesampean “nulis” sekarang… Soalnya beberapa bulan sedang tidak bersahabat dengan kata-kata #plak ._.

Okee… Meskipun pada postingan sebelumnya sudah dituliskan cara main-nya, tetap saya harus menuliskannya ulang. Daaaaannn…

beginilah cara mainnya 😀

  1. Tulis ungkapan terima kasih pada orang yang ngasih award ini
  2. Buat 11 hal tentang diri kalian sendiri
  3. Jawab 11 pertanyaan dari yang ngasih award
  4. Beri award pada 11 blogger yang kamu mau dan berikan 11 pertanyaan pada mereka

Tadi udah ngucapin makasih kan, yak?? Hahhaa.. saya ulangi lagi deh..

Vindaaaaa… terima kasih banyak atas award-nya :’)) Padahal kita baru kenal yak, aku udah dapet award aja dari kamu hahahah T_T *terharu ceritanya*

tunggu saja balasan award dariku. Ngahahhhaha *devillaugh

Nah, selanjutnya 11 hal tentang diri saya. Hmm.. kalo capas dari postingan sebelumnya boleh nggak? Hahahaha 😥

Karena masih kok… masiiiih…. soal nomer 2 ini adalah soal paling saya hindari kemana-mana juga. Tetep aja ketemu -__-

Tapi ya sudaaaah… sini saya coba jawab (lagi) dengan versi yang berbeda. *Jadinya 22 yak? Kalo nemu, hebaaat! *muji diri sendiri #plak

Yak… 11 Hal tentang saya…. Hmmm…. Ah iya! ADA SATU HAL TERBARU TENTANG DIRI SAYA YANG BARU SAYA KETAHUI JUGA. KALIAN TAU APAAA??? 

SAYA BERGOLONGAN DARAH

O !!!

*PENTING!

ngahahahahha :v Yaps, rupanya saya yang berharap bergoldar AB ini, dan ditebak teman-teman sebagai manusia bergoldar B, ternyata adalah manusia bergoldar O+ aaaaaaaaakk >_< Tak ku sangka! Karenaa… ah, sebagian besar “ramalan” goldar yang lagi marak-maraknya di fb emang ada benarnya tentang penggambaran manusia O, tapiiii….. kebanyakan nggak suai, Brooo 😦 *ga suai apa ga mau ngakui kau, De? :/ Hahahhaa

Hmm.. hal kedua… *udah mulai roaming* apa yak? Hahahhaa… Di postingan sebelumnya belum saya katakan sepertinya, bahwa saya seorang manusia labil abad ini. Hehee.. Iya, saya akui kok, galau, labil, alay dan lalalalalyeyeyeye-nya pernah melekat dan masih melekat pada diri saya (kecuali alay ya ._. eh, udah nggak kan?). Saya masih suka gonta-ganti keputusan, masih gampang galau karena hal apa saja, bahkan karena tugas mengarang dalam bahasa Rusia yang udah deadline. Sesekali masih sering alay… (kalo foto sana sini di tempat yang baru saya kunjungi tapi udah biasa bagi orang lain itu termasuk kategori alay yah.. ._.) hahaha..

Selanjutnya, saya masih seorang yang moody-an (Bahasa Indonesia yang baik dan benarnya apa sih?). Saya hanya akan mau menulis ketika saya benar-benar ingin menulis (seperti ini misalnya? Dari kemarin nongkrongin laptop tapi nggak ngapa2in, nggak menghasilkan tulisan apa pun, nggak mencapai target nulis apa pun. Cih!). Saya juga hanya akan bersemangat membersihkan rumah kalau kondisi hati dan pikiran saya mendukung. Meskipun saya sudah tahu hal ini tidak baik untuk saya dan sekitar saya, saya tetap masih melakukannya. Yah, itulah saya :’)

Saya suka berteman dengan siapa saja. Tapi kadang saya terlalu banyak berasumsi sehingga saya menarik diri. (Hihihii.. Katanya sih yang begini ini tipe goldar AB #plak *masih aja -_-). Saya lebih mudah memulai komunikasi via “sesuatu” seperti internet mungkin? fb, twitter, chat dan lain sebagainya, dengan orang baru daripada harus bertemu langsung! Saya perhatikan, sudah sejak lama hmm.. kira-kira SMA, saya punya teman dunia maya yang lebiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih akrab dan semakin dekat waktu udah ketemu di dunia nyata, daripada teman di dunia nyata yang lalu ketemu di dunia maya. Hahaha.. Tentang hal ini udah pernah saya tulis juga di sini.

Hal kelima…. saya memutuskan untuk menikmati masa jomblo. Hahahahhahaa… Jomblo itu menyenangkan loooh, dan jomblo itu mulia :’) *ngasal. Sejak masuk kuliah, udah nasibnya saya di-ceng2-in. Sampai sekarang juga masih sering di-ceng2-in. Tapi, yaaahahhahaha iman saya untuk hal ini masih kuat kan? :’) KAGAK MEMPAN WOI! Wkwkwkw.. Saya… (oke, ini masuk yang ke-6).

Saya adalah gadis yang “jahat”. Saya akui itu untuk urusan asmara. Saya suka seenak jidat, semena-mena dengan yang namanya laki-laki. Jadi, beberapa orang yang di-ceng-in ke saya, dan ternyata welcome dan menganggap ceng-an itu “biasa ajah”, menjadi korban kesemena-menaan saya. Hihihiii.. Kadang saya mikir, “kok gitu sih gue? kan kasihan mereka… 😦 ” Tapi selang beberapa saat, “Ya, mereka juga nggak komplen toh? Berarti semua baik-baik aja!”. Padahal di lain kesempatan, saya suka merenung, ini nggak baik! Di belakang saya bisa jadi mereka berharap nggak berurusan dengan saya sering-sering (Tuh kan! Berprasangka lagi -____-)

Selain jahat, saya pecemburu akut! Duh! Kalo inget yang satu ini, rasanya pengen loncat dari tebing yang di bawahnya ada laut, kaya gini nih:

nyebur kan tuh? udah… nggak naik-naik lagi. Wkwkwk *Astaghfirullah, jangan sampe kejadian beneran, amit-amit ya Allah 😥
Iya, saya cemburuan. Bingi’an kalo kata Mama. Hahahaa. Nggak usah mikir, “lo mau cemburu sama siapa? Cowo aja nggak punya!” Jangan salah woi! Saya punya banyak orang yang BERHAK saya cemburuin. Misal, Mama-Papa, Abang-abang, Kakak, teman-teman, bahkan mungkin kamu #nahloh? Hahahaa. Cemburunya saya nggak muluk-muluk kok, bukan karena uang jajan saya lebih sedikit dari si Kakak, bukan juga karena Mama lebih perhatian ke Abang. Atau karena Papa lebih ngizinin Abang bawa motor daripada saya, atau karena kamu udah punya pacar! #eh Cemburunya saya lebih kepada waktu. Waktu bareng Mama-Papa, bareng Abang-abang, bareng Kakak dan teman-teman. Cemburu kepada ilmu pengetahuan. Ilmu ibu rumah tangga yang dimiliki Mama, yang didapat dari Kakek-Nenek saya. Ilmu bapak rumah tangga yang dimiliki Papa, yang tertempa sendiri seiring berjalannya waktu dan singgungan pengalaman-pengalaman yang luar biasa. Ilmu kesabaran, “masa bodo”, enjoy, berani bicara, berani bertindak, dan kebijaksanaan yang mereka miliki. Juga ilmu-ilmu yang dimiliki Abang-abang, Kakak, dan teman-teman yang selalu membuat saya cengo. Selalu saja, kalau sudah berdiskusi bersama mereka, yang terlintas dalam benak “De….ngapain aja sih bertahun-tahun sekolah kalo apa-apa ga ada yang tau?” 😥 Hahahaha. Saya juga cemburu dengan pengalaman. Ah, kalau dengan keluarga, saya selalu bisa menenangkan diri: si bungsu ini mau nggak mau emang harus sabar dalam mencari pengalaman dan makan asam-garam. Nggak mungkin “lebih banyak” dari Mama, Papa, Abang-abang, dan Kakak. Mungkin bisa berbeda, tapi nggak mungkin lebih banyak dari mereka kan? Tapi kalau dengan teman?? Cemburunya bisa bikin saya mikir, “mending tinggal di hutan T_T”.

Yaps! Saya sangat ingin “tinggal” di hutan! Bukan karena sok-sokan mentang-mentang suka naik gunung. Orang yang suka naik gunung belum tentu bisa keluar hidup-hidup dari hutan loh -_- Kalo mencintai kegiatan itu, baru patut dipertimbangkan. Alasan saya ingin ke sana adalah, saya jengah! Jengah dengan kemanjaan saya terhadap kehidupan kota. Apa-apa, telpon Kakak. Apa-apa, lapor Abang. Kenapa-kenapa, curhat ke Mama. Kemana-mana minta anterin temen T_____T Hahahaa. Emang nggak harus ke hutan sih, kalo CUMA mau ngilangin kemanjaan anak bungsu ini, tapi ada hal lain, yaitu…. berpikir cepat dan tepat. Udah saya bilang kan di awal? Saya ini labil. Mikirnya kelamaan. Udah mikir lama-lama juga masih aja (rasanya) nggak tepat. Kadang bete sendiri. Hahahaa. Hmm.. alasan lainnya, nggak bisa kesebut. Bingung juga apa, pokoknya mau ke hutan aja! Seminggu, dua minggu… sebulan jadi deh! 😥 *ini cita-cita apa sih?

Sembilan. Saya adalah secret admirer~ Untuk mereka yang pantas dikagumi sampai yang biasa-biasa saja. Hahahaa. Ini cuma kesenangan sesaat kok. Sensasinya beda aja kalo ngepoin akun orang-orang wkwwkwkw (eh, ini bukan kelainan kan? ._.)

Saya masih childish! Pertama tahu istilah ini disandingkan dengan nama saya waktu kelas 2 SMA. (Baru aja mau nulis tentang mereka, saya langsung dihampiri anak-anak kecil nan unyuunyu :’3). Hasil psikotes yang dilakukan oleh abang saya sendiri yang sedang praktek dibantu oleh dosen-dosennya menyebutkan bahwa saya masih cukup kekanak-kanakan. Tidak mau kalah, dan selalu menganggap anak kecil sebagai “saingan” #nahloh! Dan setelah Mama dan Abang menjelaskan kepada saya masalah itu, barulah saya ngeh, nyaris semua teman-teman saya berstatus anak SULUNG, atau minimal punya adik barang 1 atau 2 kepala. Hihiii (ngaruh nggak sih?). Bermain dengan anak tunggal? No Problemo, tapi kalau sesama anak bungsu, biasanya sinis-sinisan ._. Meskipun saya nggak berniat demikian, alam bawah sadar keseringan membawa saya ke jalur yang tidak saya niatkan itu. Alhasil, ya sudah, saya berjarak dengan mereka. Saya juga “tidak suka” anak-anak. Apalagi kalau mereka nangis, ya Allah, bawaannya mau digantung tuh emaknya :/ (kok emaknya? ya iyalah! anaknya nangis dibiarin!) Tentang saya VS anak-anak ini juga pernah saya bahas di sini, sebuah kisah nyata tentang pergolakan batin seorang Ade dalam menghadapi anaknya Mbak Kosan yang Masak di E-zone. Belakangan ini baru benar-benar ingin mengubah sifat kekanak-kanakkan itu. Meski di lingkungan keluarga masih belum bisa dan biasanya diikuti kata “BODOOOO~” di kepala setiap kali saya berprasangka tentang apa yang mereka pikirkan, saya tetap berusaha (dan akhirnya terbawa sendiri) untuk bersikap manis dengan anak-anak yang pada awalnya ingin saya tegur dengan jutek bin kasar. Hasilnya?? Saya tetap saja kikuk di depan bocah-bocah T_____T

Terakhir, saya suka curhat. Kepada buku tulis, Mama, Kakak, blog, teman-teman, dan Yang Maha Mendengar (meski cukup jarang sih curhat kepada-Nya ._.) Maka dari itu, jangan heran kalau tetiba isi The Liebster Award ini lebih seperti curhatan ketimbang “balasan award” dari sesama wp-ers~ wkwkwkwkw >_<

Terimakasih untuk kamu yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk membaca (curhatan) ini. Selanjutnya, menjawab pertanyaan di bawah ini. Beuuuuh! ._. Hahaha

  1. Tuliskan alasan kenapa kamu memilih ngeblog ! Ngeblog adalah salah satu cara saya untuk melarikan diri dari ke-kliyengan kepala akibat hiruk pikuk dunia alam sadar yang sesak dan penuh! Kenapa larinya ke blog? Kenapa nggak ke buku harian? Karena saya pengen di baca!! Udah! Nggak ada pertanyaan sambungan! :p
  2. Sudah dapet berapa award selama ini? Apa aja ? Yang paling disuka yang mana? Baru 1, dua dengan yang dari kamu Vinda 😀 Namanya The Liebster Award yang sampe saat ini masih belum tau ini apaan T_T hahahaa. Yang paling disuka? Dua-duanya~ >_<
  3. Sukanya nulis tentang apa ? Tentang diri sendiri. Dan lingkungannya. Dan dengan cara sendiri.
  4. Apa arti nama lengkap kamu? Wes!! Yang ini musti baca di sini Hahaha :v
  5. Keinginan yang belum tercapai hingga detik ini ? Banyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak T_T Salah satunya naik 5 gunung impian (Argopuro, Rinjani, Raung, Kerinci, Jayawijaya) Yang lagi HOT dan jadi Trending Topic masalah kegunungan (istilah apa ini -_-a)  soalnya, jadi yaa, yang diingat masih tentang gunung dan hutan-hutannya! :’)
  6. Apa pendapatmu tentang Nikah Muda ? nikah sambil kuliah ? Nikah Muda? It’s Okay. Tapi bukan saya pelakunyaaa :p Karena menikah bukan hanya sekedar mempersatukan dua insan dalam lingkaran yang halal, tapi ada banyak hal yang harus dipikirkan, dikerjakan, dan dilakukan. Udah siap dan yakin bisa melalui semuanya? Sok monggo nikah duluan deh…. saya nggak harus diundang kok, makanannya aja kirimin ke kosaaan ngahahhaha :v. Nikah sambil kuliah??? Waduh.. repot ieuh! Ntar dosennya nggak konsentrasi ngajar selama kuliah sedang berlangsung .___. (Ngebayangin, lagi pake baju pernikahan, duduk berdua dengan si suami di pelaminan, trus dosen manggil: “Yak, Ade… giliran kamu yang persentasi.” #gubraaak) #gagalpaham
  7. Apa saja hal yang paling kau sukai? Begitu pula apa saja hal yang tidak kau sukai ? Yang paling saya sukai: bebas melakukan apa saja yang mau saya lakukan tanpa ada yang babibubebo!! Yang paling tidak saya sukai: dicuekin. #nahloh
  8. Apa hal yang paling kau banggakan dari dirimu ? Kenapa ? Hal yang paling saya banggakan? Rambut! Kenapa? Karena ini mahkota yang paling saya benci dulu, tapi sekarang yang paling memberikan kepercayaan diri :’) (Tapi lo kan berjilbab, De?) So what?? Rambut saya kan bukan untuk umum :p
  9. Siapa orang yang paling menginspirasi hidupmu selama ini ? IBUK, MAMA, KAKAK !!
  10. Buatcowok, pengen punya istri kayak apa? Buat cewek, demen suami yang kayak gimana ? Kaya Ayah. Ayah itu, bapaknya Mama alias Kakek saya. Ntar deh, saya ceritakan tentang beliau dan kisah cintanya dengan Ibuk alias Nenek saya :’)) *kepana harus kosah cinta?
  11. Menurut kalian, VINDA itu seperti apa sih ? Vinda itu seperti manusia, sepertinya perempuan, karena dia berjilbab. Karena dalam kepercayaan saya mengatakan perempuan berjilbab itu bertambah kecantikannya, pastinya Vinda itu cantik (ga mungkin ganteng kan? :p), mungkin dia…. ah, saya belum terlalu mengenalnya. Jadi belum berani berkomentar lebih jauh. Yang pasti, Vinda orang baik, karena sudah memberi saya award dan bersabar menunggu balasannya :’))

Sepupu: Ngapain sih, serius amat? Bikin skirpsi??

Saya: Iya, latihan…

*rolling up*

*shock*

Err….  ini Bab 1 Skripsi yak? Panjang amat ._.

Masih ada dua soal lagikah? Maaak ._.

Oke, pertanyaan yang sebelas itu boleh dijadiin satu aja? :3 Hahahaa..

Jadiiiiiiiiii….

1. Kamu siapa?

2. Menyenangi kegiatan kamu sekarang?

3. Sekarang sedang di comfort-zone atau camfret-zone? Kenapa?

4. Pandangan kamu tentang nature adventures?

5. Pernah ingin menjadi orang lain? Jadi siapa? Kenapa?

6. Suka duren? *pertanyaan penting #plak :p

7. Kalo nggak suka duren, sukanya apa?

8. Perantau? Pernah merantau? Senang merantau?

9. Hal yang paling kamu tidak inginkan di dunia?

10. Mengisi waktu senggang dengan cara apa?

11. Menurut kamu pertanyaan saya penting nggak sih?

Silakan Mas, Mbak, Om, Tante, Kek, Nek,.. (Dian FatmawatiAlf Sukatmo,  Agungpramudyanto,  Mayangsaputrii,  Rahmat,  TitinTrisnawati,  Pipir Iyai,  Ahmad Ilham Danial,  Ie,  Sekar,  Kakek.) terimalah award pemberian saya inih. :’)) Semoga hari-hari Anda menyenangkan!

Salam Tempel!

-Ade Surya Tawalapi-
Pekanbaru, 26 Juli 2014

Iklan

39 pemikiran pada “The Liebster Award Jilid II

  1. Whaaa~ makasih Ade. Suer, ini malah lebih dari sekedar pengantar skripsi 😀 untung aja gaya tulisanmu renyah, asik dibacanya. Okelah, minimal aku tak pernah berpindah paragraf 😀

    Darah O ? Kita samaan lhooo. Lagi-lagi ya? Sama sama nggak bisa berenang, sama sama darah O, dan sama sama nggak suka dicuekin brooo 😀
    Dicuekin itu semacam makan ati nggak digoreng, tanpa caos. Pahit banget bukan ? -__-

    Eh, jangan jahat-jahat atuh mah. Kasian tuh belon apa-apa sudah pada lari. Gimana mau berani ngadep ke ayahmu coba? Tersenyumlah 🙂 senyummu mengalihkan duniaku tau #eh
    Serius pengen tinggal di hutan? Ada sih didaerahku, semacam hutan tak berpenghuni dan telah lama mati. Boleh tuh buat kamu, mau?? 😀

    Terakhir, lain kali curhatnya lebih panjang dari ini ya Non? Percaya deh, dapet piring deh dikau ! 😀

    Suka

    1. hahahaa… 😀
      baguslah kalo ga ngebosenin.. mikirnya udah, “ga bakal ada yang tahan baca ini mah.” hehehe ._.

      Iya nih, jangan2 ini pertanda kalo kita itu……………………….hening #apaan! wkwkwk 😀
      Yoih! Lebih parah dari jual kacang goreng yang dikacangin! Sakitnya tuh di sini *tepok tepok dada

      Hahaa.. Yang nggak serius dan kesenengan di-ceng-in mah ga papa.. Kalo dia serius pastinya nggak begitu ._. Aku percaya kok, kalo yang namanya udah jodoh, kalo bukan dia yang bertahan dengan kesabaran, aku yang akhirnya melunak hahaha :v

      Mauuuuuuuuuuuuu!!! di mana itu? ;3

      Wkwkwkwkkw boleh! Piringnya nggak satu doang yaa.. kalo bisa komplit ama gelas, sendok, garpu wkwkw 😀 😀

      Suka

      1. Tahan kok, ditahan-tahanin maksudnya. Mana semalam bacanya pas baru bangun, merem melek deh jadinya 😀

        Jangan jangan.. kita itu majikan dan pembantu. Aku majikannya, kamuuu . . wkwkw piiisss
        Nggak De, kata temen-temen ane sakitnya tuh disini *tepok tepok dengkul :mrgreen:

        Ohohoho~ mauuunyaa euy. Emang mau dipertemukan sekarang? Siap? Katanya diatas nikah muda itu bukan Ade pelakunya, hahayy
        Yasudah, ane ajaa dah yg nikah muda. Aamiin Ya Allah 😀

        Nggak sekalian aja penjualnya, Non ? Kali aja ituh yang bertahan dengan kesabaran dan bikin ente melting #eh

        Suka

        1. ohh.. jadi gitu?? .______.

          kamu majikan, aku anak majikan… Mamaaaaaaaaaaaa #eh wkwkwk :v
          abis jatoh mbak? wkwkwkwk

          jiaaaaaaaaahh… sudah-sudah…. pembciaraan ini kita sudahi sajah.. ._.
          Aamiin… semoga Allah mendengar harapanmu, Nak :’)

          jiaaaaaaaaaaaaaahhhh… kalo barang pecah belahnya aku pecah2in, masih bisa sabar nggak yah dia? #eh wkwkw

          Suka

          1. Hehehehe piisss
            Kamu gapapa kan De? Kepalanya nggak ada yang benjol kan? Atau obatnya sudah habis ? wkwkwkw

            Ahhaa~ minta disudahi sekarang? Jangan malu-malu, kucing 😀
            aamin, semoga mama cepet punya cucu yaaah? #nahloh ?

            Kalo sudah jodoh, mau seluruh dagangannya kamu pecahin, penjualnya kamu suruh nyemplung sumur, pasti tetep sabar kok *emang mau ? 😀

            Suka

          2. ga benjol kok ma, cuma nyut2an :3 wkwkwkw
            aku emang kucinggg >_< *apaan hahahaa
            aamiin :'D yeee punya dedeeeeek 😀 😀 😀

            biar waktu yang menjawab itu mah :')

            Suka

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s