Dia bersembunyi Anne. Tapi ntah dari siapa. Ntah karena apa.
Tapi aku yakin dia sedang bersembunyi.

Di balik lirik-lirik yang mengalun bersama alunan gitar.
Di balik garis-garis yang bergerak membentuk sebuah cerita.

Dia bersembunyi Anne. Belahan jiwaku bersembunyi. Tapi ntah dari siapa. Ntah karena alasan apa.
Tapi aku yakin dia sedang bersembunyi.

Di balik ketukan jemari di atas meja.
Di balik desahan napas beratnya.

Dia bersembunyi Anne. Belahan jiwaku sedang bersembunyi. Tapi ntah karena apa dan siapa.

Dia tak pernah cerita. Belahan jiwaku tak suka bercerita sepertiku yang kelebihan kata-kata.

-Ade Surya Tawalapi-
Depok, 23 Agustus 2014

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s