Dia banting semua yang ada di dekatnya.
Kau tahu itu tandanya apa!

Kalau bisa, kau pun dibantingnya juga
sampai kau teriak dan dia terkejut,
sadar bahwa banting-membanting bukan jalan keluarnya.
Tapi mungkin terlambat sudah
karena teriakan yang sadarkan dia adalah teriakanmu yang terakhir
sebelum kau mati.
Mati!!

Dia banting semua yang bisa dibantingnya.
Tak rela jika hanya hatinya saja yang kau banting,
sampai lebur.
Hancur!!!

-Ade Surya Tawalapi-
Depok, 27 Agustus 2014

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s