Sementara dia menyusun kata-katanya, bernyanyilah. Tahu, kan? Dia tak suka hening yang mencekam. Dia pasti bosan. Dia pasti berdecak kesal.Sementara dia mencari kata-kata yang hilang, bergumamlah. Tahu, kan? Kadang harus dialihkan dulu pikirannya. Kadang didiamkan saja. Tapi daripada dia kesal dengan hening, bergumamlah. Bisa saja dari gumammu dia temukan kata yang hilang.
Sementara dia lihatkan susunan katanya, perhatikanlah. Tahu, kan? Dia itu kamu. Dia ingin didengar juga. Dia ingin ceritanya kau dengar juga. Jarang-jarang dia mau bersusah menyusun kata. Jarang-jarang dia mau bermelankoli dalam cerita. Jadi dengarlah. Mungkin dari suaranya kau temukan cerita yang tak terceritakan.
Ya?

-Ade Surya Tawalapi-
Depok, 30 Agustus 2014

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s