Hari ini emang kerjaannya iseng-iseng tak berhadiah. Sejak membuka mata hari ini, udah langsung kepoin orang, buka-tutup akun medsos (as usual), terkirim dari satu link ke link lainnya. Sampailah pada malam ini saya tiba-tiba terinspirasi untuk mencari lagu jadul yang sekiranya saya tahu dan hapal lagunya (berhubung simpanan lagu-lagu ajib di laptop telah lenyap bersamaan dengan lenyapnya kemampuan hardisk bekerja sama dengan saya. #pfff). Daaaaaaaaaaaaaaann…

 

TARA!!!

SHADEN SATU ALBUM ADA DI YOUTUBE!! #bahagianyalebay!

 

Hahahaa..

Lagu-lagu dalam album Pacarku ini emang punya cerita sendiri. Lagu Pacarku yang ngehits di tahun 2002-an itu adalah awal mula cerita-cerita yang terjalin di jaman saya masih sd itu, dengan backsound-nya lagu-lagu di album ini. Jadi, suatu hari, saya mendapat kenalan yang tidak diridhoi mama-papa. Dia, bersama dua orang adiknya, adalah penghuni rumah kontrakan di belakang rumah. Gayanya yang slengekan, membuat mama was-was anak gadisnya yang cantik, lucu dan lugu ini bakalan diapa-apain. Maka, saya pun dilarang bermain saya dia dan adik-adiknya. “Macam preman!” Kalo kata mama papa hahahaa..

Nah, lagu Pacarku ini sering distel tetangga sebelah rumah, yang buka warung ps. Tiap pagi, siang, sore, yang di stel lagu SHADEN satu album! Si Teman saya yang tak mendapat ridho orangtua itu, suka galau sendiri di depan pintu warung ps sambil ngapalin lagu ini. Isenglah saya suka godain (biar dilarang main sama dia, tetap aja saya suka godain hahahhaa).

Lalu, di hari yang lain, tante dan om saya datang dari negeri nun jauh (padahal dari Jakarta doang), nginep beberapa hari di rumah. Suatu sore, tante dan om saya itu ngajakin jejalan sore. Di dekat rumah saya, ada sebuah mall yang lebih terlihat seperti pasar modern. Kami pergi ke sana, mencuci mata (padahal bikin capek doang). Di lantai pertama mall itu, tepat di sebelah pintu masuk, ada toko kaset. Kami melangkahkan kaki ke sana. Seketika aja saya langsung ingat SHADEN. Waktu ditawarin mau beli kaset atau nggak, ya langsung aja saya bilang “mau ini,” sambil nyodorin kaset SHADEN hahahhaaa. Jadi, kaset SHADEN adalah kaset pertama yang saya miliki heeuuu. 😀

Mulailah hari-hari saya diisi dengan suara-suara di Nuri ini. Sampai saya dan kakak bikin tarian looh, buat lagu Pacarku. Wkwkwkw.. Dan sampai sekarang, saya masih inget tariannya >_< *awalnya doang tapi hwahahahaha*

Tiap pulang sekolah, di kedai listrik punya papa, sambil jagain kedai, saya dan kakak suka joget-joget tuh di sana. Pintu belakang kedai di tutup, biar ga diliatin tiba-tiba dari orang belakang. Antara tempat kami joget-joget dan lahan buat jualan alat-alat listrik papa ada sekatnya. Nah, gelap-gelapan dah tuh di kedai. Hahahaa…

Barusan dengerin lagu-lagunya lagi. Widiiiiiiih!! Masih hapal semua lagunyaaaaaaaaaaaaaa >_<

Eh, semua??
Nggak deng!

TERNYATA……

ada satu lagu yang saya nggak notice sama sekali! SAMA SEKALI!!! Nggak inget nadanya, nggak inget liriknya. Nggak inget itu lagu pernah ada di album ini. Wkwkwkw. Yak. Cuma lagu itu doang, yang judulnya Sekali Lagi. Yaaah… setelah didengar SEKALI LAGI, emang saya ga doyan sih ama lagu yang itu. Wkwkwkw..

 

Duh aduuuuuh… baru ngeh ternyata lagu tentang BINTANG itu cukup banyak! :’))))

 

-ast-
Depok, 20 Agustus 2015

Iklan

4 pemikiran pada “Serpihan dari jaman baheulak!

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s