Euforia Nol mdpl masih terasa sampai ke ujung rambut, walaupun si rambut sebenarnya ga benar-benar ngerasain sentuhan angin yang lembut tapi bergerombolan itu. Deburan ombaknya masih menggaung di daun teling. Percikan air yang pecah di pinggir pantai, masih terasa di sela-sela jari kaki. Kayanya udah lama banget emang nggak nyentuh pantai. Beberapa kesempatan yang datang sebelumnya, di lepas begitu aja demi kota yang memuakkan dan melelahkan. Sampai pada akhirnya diri yang haus akan pelarian ini memutuskan untuk menerima ajakan si Kakak untuk “kabur”. Itulah dia, sisa-sisa rasa yang membuncah di Nol mdpl. Masih digenggam erat oleh hati yang belum siap kembali ini.

Setiap perjalanan memang memiliki ceritanya sendiri, dan memang selalu ada hati yang tertambat di sana.

Nol mdpl tahun ini mengajarkan saya bagaimana caranya menghilangkan stres dengan melawan riuhnya suara ombak, dengan memacu hembusan angin, dengan menantang triliunan liter air yang mencoba menumbangkan tubuh yang tertancap di tepi pantai. Berbahagia dengan melanggar aturan diri sendiri: yang ga mau basah-basahan karena malas mandi pakai air payau dasar orang kota!. Berbahagia dengan lumpur yang masuk ke dalam mulut. Berbahagia dengan berdingin-dingin ria di bawah taburan bintang. Berbahagia dengan menertawakan diri sendiri yang ketakutan karena imajinasi sendiri. Berbahagia… dengan cara yang tak bisa ditemukan di kota. Euforia…,

Setiap perjalanan memang memiliki pelajarannya sendiri, dan memang selalu ada ingatan yang tersimpan di sana.

Angin pantai menyisakan semangat kabur. Wangi asin air laut memupuk semangat bertualang. Teirakan batu karang yang dihempas ombak membisikkan semangat melarikan diri. Hahaha. Duh… Bahaya…

Ombak melantunkan sajaknya. Ombak menyanyikan lagu cintanya. Ombak merayu mereka yang enggan memeluk angin dan dingin.

Dan di pinggir pantai, Ombak menertawai yang terhempas, menangisi yang terlepas.

-ast-

Depok, 22 Agustus 2015

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s