Malam Minggu, 23 Juli 2016 kemarin diadakan acara kumpul-kumpul sederhana di basecam Badano Arts Production. Saya menyebutnya Halal bi Halal, yang Alhamdulillaah, dihadiri anggota, teman, kerabat dan pelatih. Malam Halal bi Halal yang sederhana itu, menjadi “titik pergerakan baru” di Badano Arts Production. Kegiatan sanggar yang sempat vakum selama bulan Ramadhan, kemarin resmi diaktifkan kembali. Yeay! 😀

sesi ramah-tamah plus ceramah singkat hahah xD
sesi ramah-tamah plus ceramah singkat hahah xD

Iya, Alhamdulillaah, malam Minggu itu, Badano akhirnya berkumpul lagi. Acara kekeluargaan ini dimulai pukul 19.30 WIB. Setelah semua anggota yang ada di Pekanbaru berkumpul semua, barulah sang MC dadakan membuka acara, hasil request salah satu anggota ._. Awalnya tidak ada rencana pakai kata sambutan lalalalilili.. Lah tapi, karena ada permintaan begitu, akhirnya berlangsunglah acara resmi yang garing yang nggak banget wkwkw. Tapi, Alhamdulillaah lagi, berjalan dengan lancar.

Acara tadi malam, dibuka dengan pembacaan doa oleh Hasan, salah seorang penari sanggar. Ini juga pembaca doa dadakan. Hahah.. Lalu setelah itu kata sambutan oleh Papa, sebagai pembina sanggar. Petuah-petuah dan harapan Papa kembali diucapkan malam itu. Nasihat soal berkegiatan di sanggat juga ga lupa disampaikan Papa. Lalu disambut oleh Mama Radhiah, tante saya yang saya panggil mama juga, sebagai ketua sanggar. Sama seperti Papa, hal yang disampaikan Mama Rad juga soal harapan dan perencanaan kedepannya di sanggar. Semuanya memang berharap dengan keteraturan dan kedisiplinan dalam berkegiatan di sanggar. Bukan soal ingin menjadikan sanggar ini kaku, tapi, kalau belajar saja nggak disiplin, gimana mau bisa kan? Hahha.. Makanya, Papa dan Mama Rad cerewet dah ngingetin teman-teman anggota sanggar soal keseriusan dalam berkegiatan nanti.

habis disiram air hujan, daripada bengong kedinginan, mending foto-foto sambil berpelukan :’D haha sebagian cecewe Badano (ki-ka): saya, Inur, Shila, Eka, Rima. ❤

Yang dibicarakan malam tadi masih seputar latihan dan ide-ide yang muncul dari teman-teman sanggar sendiri, seperti rencana ingin mengadakan beauty class. Lalu ide untuk mengadakan diskusi kebudayaan yang idenya datang dari saya sendiri (hasil racun dari abang tentunya). Belum terucapkan semua sih ide saya sebenarnya, tapi semoga masih ada waktu untuk meracuni mereka untuk membuat kegiatan-kegiatan sederhana yang semoga juga menyenangkan dan bermanfaat :’) Hahaha..

Lalu, halal bi halal ini ditutup dengan makan bersama dan ramah tamah. Cerita dan senda gurau antaranggota. Tapi ternyata, ada yang ingin ikutan bergabung memeriahkan acara sederhana tadi malam. Sebutlah dia hujan badai yang seketika datang pas banget setelah semuanya selesai makan :’) Hahaha.. Kebayang dong, gimana terbirit-biritnya semua orang lari langsung masuk ke ruang musik. Karena memang, acara-acara di Badano diadakannya di alam terbuka tanda tenda. Biar romantis gimana gitu bisa sekalian liat bintang #apaan.. hahha xD

Makan bersama anggota dan kerabat Badano Arts Production 😀

Oya, kenapa saya menyebutnya “titik pergerakan baru”? Karena, ini seperti tahun ajaran baru, dimana semua “muridnya” sudah melalui libur panjang dan mulai merasakan rindu untuk menggerakan seluruh anggota badan, bermain bersama nada-nada, dan mencumbui dingin malam. Sementara bagian “kurikulumnya” mulai sibuk merencanakan ini itu, mengumpulkan ide-ide baru untuk nanti dieksekusi saat “sekolah” dimulai. Di sini dia letak “titik pergerakan baru” itu. Bagian “kurikulum” yang sudah diregenerasi, mulai meliarkan pandangan dan pemikirannya untuk menghasilkan gerakan baru, yang pada Sabtu malam kemarin, sudah mulai disebarluaskan kepada sebagian “murid-muridnya”; tentang rencana kegiatan di sanggar, target-target yang ingin dicapai, dan hal-hal lain terkait keberlangsungan hidup sanggar :’). Yang tentunya, tujuannya masih sama, yaitu untuk memajukan dan mengembangkan Badano Arts Production.

Titik pergerakan baru ini bukan hanya ditandai dengan bagian “kurikulum” yang diregenerasi, tetapi juga semakin transparannya urusan birokrasi #halah yang ada di Badano Arts Production (plus, menjadikan urusan birokrasi menjadi sesuatu yang bukan “serba lamban”, alias cepat dan tepat. Hahha *habis buka kamus liat arti birokrasi wkwk). Hal ini bisa dikatakan belum dilakukan di tahun ajaran sebelum-sebelumnya. Yang “sibuk” soal birokrasi hanya beberapa orang saja, yang lain? Ngekor. Hahaa.. Jadi, sebisa mungkin kami ingin semua anggota turut andil dalam menentukan pilihan terbaik untuk sanggar dan . Mendiskusikan berbagai macam hal yang memang penting untuk dibicarakan. Melakukan musyawarah, yang artinya, inilah salah satu cara untuk mengapresiasi keberadaan mereka di “sekolah”, toh semua yang ikut serta dalam sanggar berhak bersuara demi kebaikan rumah bersama kan?

2016-07-23 21.20.23
deretan lelaki tangguh.. haha

2016-07-23 21.20.07

Nah, dengan diselenggarakannya kumpul-kumpul sederhana malam Minggu kemarin ini, akhirnya ditetapkanlah, jadwal sekolah untuk murid-murid Badano #paancoba wkwk. Rabu dan Jumat adalah pilihan yang diaamiinkan semua pelaku kegiatan di Badano. Dan untuk sementara, masih latihan biasa untuk para penari dan pemusik. Trus? Rencana diksusi lalalalnya? Disisipkan sambil jalan. Perlahan tapi pasti, InsyaAllaah :’))

Akhirnya ya, akhirnya jalan lagi! Yeay! 😀

Bismillaah untuk tahun ajaran baru di Badano Arts Production \^o^/

Semangat berkarya! Selamat berkreasi! 😀

-ast-
Pku, 240716

 

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s