aku pernah membantahmu.
kataku, “aku takkan merindu. bebas dari ini adalah yang kutunggu.”
tapi, Sayang, begitu aku benci apa yang terlontar dari mulutmu.
serupa mantra yang meraja semesta.
sejenis doa yang tak dielakan tuhan.
aku tepat seperi dugamu. merindu akhirnya adalah yang memilukan hatiku.

aku pernah membantahmu.
kataku, “tak ingin kukenang. melupakan ini adalah yang kan kujelang.”
tapi, Sayang, begitu aku muak apa yang terlintas dalam kepalamu.
serupa cenayang yang meraja masa depan.
sejenis cakap pandai yang menembus batas waktu dan ruang.
membaca yang tak teraba. melihat yang belum ada.

dan malamnya…
adalah yang kurindu sampai ke hulu.
dan malamnya…
adalah yang tak lekang untuk kujelang

sunyinya, sepinya, temaramnya.

aku mendapati aku waktu itu. rana dalam merana.
menemukan aku, tangkas saat menangis.

sunyinya, sepinya, temaramnya.
lalu bebasnya. lalu udaranya…

aku mendapati aku waktu itu. rana dalam lelah.
bahagia dalam payah.

sendiriku,
pada malam itu, Sayang,
rupanya sudah kau tayang di balik matamu,
lalu kau tayang dalam kepalaku.

kataku, “tak ada rindu, tak ada kenang,”
dan malamnya, memanggilku untuk merindu dan menjelang.

sepi yang ramai,

ketika ramai membawakanku sepi.

 

-ast-
pku, 120816

Iklan

2 pemikiran pada “…. dan Malamnya

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s