teriknya sudah membakar kulit tipis ini.
tak lagi memerah.
legam sudah.

sengatannya mengeringkan semua yang ada di tubuh ini.
bulir air mata.
keringat dan air ludah.

Waktu berjalan semestinya.
perlahan pasti.
tak pernah berhenti.
secepat kilat.
meski kadang tersendat.

kerontang berdentang.
seiring rinai mulai berdendang.

Masanya habis, Sayang.
karena luka sudah mengering.
yang membasahi menguap sudah.

kering terlalu lama juga tak baik.
tandus nanti akhirnya.

Maka,
sudah saatnya dibasahi lagi.
disiram lagi.

Tapi,
ingatkan aku..
tak perlu dilukai.

-ast-
Pku, 240916

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s