Ada yang tak pernah terjangkau: soal keindahan. Soal apa yang ingin kurapal kembali dalam rangkaian kata-kata yang ramai.

Tapi semua ada di angan, Sayang. Sudut ingatan yang tak seutuhnya bisa kugapai. Bagian terpenting yang sudah miliki dunianya sendiri. Meski semua kata dari semua bahasa di dunia kukumpulkan, ia takkan bisa kuceritakan utuh seperti saat ia terjadi. Waktu mengepungnya bersama indah yang sama utopianya. Seolah tak pernah ada, tapi kita tahu dia ada. Mereka ada. Tapi entah dimana.

Dan ingatan itu menusukkan pisau harapannya. Pikiran tentang dirimu: soal dunia yang kita bentuk kemarin. Dalam sekejap saja, ia menyeruak menuntut nyata. Ketika kita menyangka ia hanyalah objek cerita dan canda, ia justru tunjukkan diri bahwa ia sama. Seperti kita. Subjek dari cerita cinta. Yang entah akan menyatukan, atau justru menciptakan kata pemisah. Yang leraikan yang belum rampung. Selesaikan dua raga yang tak sempat memeluk kata-kata bersama. Ingatan itu seperti marah. Marah padaku yang lancang, dan dirimu yang diam.

Maka, haruskah aku berkata, “Sudahlah!”? Berharap semua selesai meski rasaku belum. Berharap semua lerai meski masih ada yang menggantung.

Atau kutunggu saja dirimu. Merampungkan semuanya. Memberiku makna tanpa harus suguhkan jelas dan terang. Menunggumu menjemputku masuk ke dunia kesunyianmu. Dan menyelinap ke dalam sunyiku.

Padamu, Cinta…

Aku harus apa?

-ast-
Pku, 011016

Iklan

3 pemikiran pada “Kepada Yang Tercinta

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s