Aku menyebutnya masa kritis; saat-saat waktu menuntut keterbiasaan, tapi harus bisa tidak ketergantungan. Masa kritis; saat waktu mulai bermain-main dengan sisa-sisa hari, sementara hati masih ingin menyeriusi hidup sekali lagi.

-ast-
Pku, 100117

Iklan

❣ Chit-Chat ❣

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s