Yang Paling Mengerti

Berbicara tentangmu takkan ada habisnya. selama kau masih saling berkejaran. selama itu pula segala hal tentangmu mengalir, meminta untuk kujamahi. Kami tidak tahu apa-apa. kau yang ada terlebih dulu. kau yang tahu apa-apa. tentang ketidak tahuan. tentang segala hal yang menuntut diketahui. dan tertuntut. Seperti halnya rindu. Yang tak kami ketahui apa-apa tentangnya. Seperti halnya…

Iklan

Senja di Monas

Kupikir, hanya di ujung lautan kubisa menikmatimu. Atau, hanya di pinggir tebing dan gunung kubisa bercengkrama denganmu. Lalu Tuhan menghentikan langkahku di sini, saat tujuanku adalah pemberhentian terakhir kereta ini. Mungkin Dia ingin memberitahu: dimana pun, aku tetap bisa membersamaimu.   Kupikir, hanya di pedalaman desa kubisa menatapmu. Atau, hanya di kota-kota kecil kubuka bercanda…

Yang Tak Mau Kalah

Ada yang tak mau kalah. Tiba-tiba saja dia datang mengetuk pintu tergesa. Berlari masuk dan menjerat tanganku yang penuh noda. Alihkan duniaku yang direbut lembayung merona.   Memang tak pernah mau kalah. Upayanya tak sekedar hentikan gerak jari jemariku. Ditutupnya semua pintu, digiringnya aku ke kamarku. "Tinggalkan semua di luar. Sekarang, kita saja."   Ada yang…

Kepada Fajar Yang Masih Bersinar

Aku melingkarkan tangan dipinggangnya. Pun dia begitu. Memelukku dengan tangan kanannya. Aku melihatmu berjalan di depanku. Pun kau begitu. Menyadari ada aku di belakangmu. Cerita kita sudah berbeda. Di dunia sana, cerita kita sudah berbeda. Kau tahu bedanya? Aku mampu menggenggam Senja di tanganku. Menariknya ke dalam pelukkanku. Pun mendapat dekapan hangatnya. Pun aku masih…

Langit Senja

Cuma dua kali meninggalkan kamar hari ini, awalnya. Pertama untuk membeli makan, kedua untuk pengampilan gambar (rekaman video) untuk UAS salah satu matakuliah. Sudah. Hanya itu. Awalnya.... Saat melangkahkan kaki keluar kamar yang pertama, langit begitu cerah. Biru. Bersih! Meskipun masih ada awan di sana-sini, tapi terik mentari siang tadi masih mampu menembus lapisan kain…

Senja Yang Berlari dan Fajar Yang Dinanti

Dan kau akan tetap pada pendirianmu meski akhirnya aku berbalik menanti senja dengan semburat merah-jingganya dan sekedar melihat gradasi ungu-merah fajar yang perlahan hilang, melarikan diri. Meski akhirnya yang kurindukan adalah pelukan senja, meski yang ingin kulupakan adalah fajar dan kilau langitnya. Kau akan tetap pada pendirianmu, kukuh pada cintamu. -Ade Surya Tawalapi- Depok, 30…

Oranye

Tidak ada merah keunguan juga kuning keemasan Jingga tertutup embun pagi menyembunyikan warna mentari Tapi warnamu memberikan sentuhan fajar yang abadi Oranyemu, meski awan bergumpal-gumpal Tetap warna pagi seindah wangi subuh yang semerbak, harum Dan oranyemu, memberiku kekuatan untuk bangun, dari mimpi indah di pelukan siluet oranyemu Ah! Akhirnya aku bermimpi. -Ade Surya Tawalapi- Depok,…

Kalau Saja

Hari ini aku akan keluar. Terbang! Menyongsong matahari yang bersinar. Melihat betapa indahnya pesona fajar di pagi hari, pendar cahaya langit di siang hari, kilau senja di petang hari, dan kerlip bintang di malam hari. Kalau saja hari ini seperti kemarin. -Ade Surya Tawalapi- Depok, 19 November 2013 kata orang-orang, Senin, 18 November kemarin, cuaca…

Fajar Hari Ini

Kusambut dia dengan lingkaran hitam di mataku, tapi dengan senyum hangat di bibirku. Semalam mataku tak terpejam lagi, tapi pagi menjelma surga, yang membuat tubuhku pun menolak ke alam mimpi Fajar hari ini akan lebih cerah, seharusnya dia datang dengan lebih gembira. Karena semangatku sudah terlahir kembali, semangatku sudah kembali! -Ade Surya Tawalapi- Depok, 15…

17 Maret 2013

Sepertinya memang kau benci tempatku sekarang bernaung. Karena, lihat! Kau bersinar terang dan... ah! Lagi dan lagi membuatku terpesona. Merah jinggamu itu... membuat orang-orang di dalam mobil ini memandangku aneh. Mungkin mereka pikir aku "kampungan". Dan ya! Aku bersedia disebut kampungan, bila dengannya aku bebas menikmatimu dengan decak kagum tak henti, terlontar dari lidahku yang…

Fajarsenja #2

Sungguh tanya ini semakin besar dan membesar "Apakah dia yang selalu dekat denganmu itu, bahagia ada bersamamu? Atau sedih, karena tak pernah mampu menatap dan memelukmu, meski kau dan dia selalu dekat dan bersama?" Sungguh tanya ini semakin besar dan membesar Ketika kau, fajar, bangun menjemput senja, sedang dia, senja, terlelap sudah lama menunggu hadirmu.

Pagi Di Sini

"Aku melihatnya suram; kelam dengan kelabu awan Tidak mengizinkan sedikit saja semburat merahnya kunikmati, dia serakah awan itu, ingin menikmati pagi sendiri, di sini." - Depok, 18 Maret 2013 - Pulang dari perjalanan nekat, dan yakin takkan bertemu dengan pagi dan sang fajar-nya nan indah seperti di tempat itu; Ciwidey dan Pameungpeuk :')

Fajarsenja #1

Ada berapa fajar di dunia ini? Apakah fajar yang kulihat pagi tadi disini sama dengan yang kau lihat di rumahmu? Apakah fajar yang kemarin datang mengetuk pintu kamarku juga melakukan hal yang sama, mengetuk pintu rumahmu? Apakah fajar yang kulihat di Ciwidey kemarin sama dengan fajar yang selalu enggan tersenyum ketika aku menunggunya dengan senyum hangat…