Senang | Senang? | Titik | Udah? | Iya, "Senang." Bukan tenang yaa.. | Jadi, kamu ga tenang? | Senang itu sudah merangkup semuanya. -ast- Pku, 241116

Iklan

Aku hanya bisa berharap, tak ada lagi sakit yang kau derita, tak ada cemas yang kau rasa, tak ada benci yang menyisa. Aku ingin menjadi yang indah di saat "kini"-mu. -ast- Pku, 231116

Saat tiba akhirnya kita diterpa badai. Bumi tawarkan dua pilihan; tetap bertahan atau lari ketakutan | Kalo masih sempat sih, aku maunya lari. Ngapain bertahan, mau bunuh diri emang??? Badai looh badaaaii... | #plak #gagalpuitis #bedapaham -__________- -ast- Pku, 221116

Aku hanya tak habis pikir, mengapa ada banyak orang memilih untuk menghilang di saat orang-orang di sekelilingnya ingin ia tetap ada.| Coba periksa cerminmu. | Oke.. | Karena menghilang bukan untuk orang lain, tapi untuk lari dari diri yang tak juga disukai, tapi juga tak dibenci. -ast- Pku, 211116

Ada dua jalan. Kembali atau pergi. Dua makna: mendekati diri atau tambah menjauh lagi. Alam memberikan pilihan. Terserah mau melangkah kemana. -ast- Pku, 201116

Aku tak menyangka, imajinasi yang berbeda bisa memisahkan banyak orang dalam kubu-kubu dikelilingi tebing tinggi tak berujung. Semoga saja kelak berbeda imaji bukan alasan untuk kita berpisah jalan. -ast- Pku, 181116

dan ditemukan di dunia yang sama, mereka yang terasing dari dunia yang menggeming. -ast- Pku, 171116

Karena manusia sudah dibekali kemampuan perusak. Bahkan untuk merusak takdir Tuhan. -ast- Pku, 161116

Maka kan kau lihat, betapa nanti malam-malamku kan habis tuk pandangimu sampai puas. Sampai kau tersipu, sampai pipimu kebas. Karenanya, penatku lepas, resahku bebas. Karenanya, kita tak perlu cemas. -ast- Pku, 141116  

Seperti purnama. Kedatanganmu, yang selalu kutunggu. -ast- Pku, 131116

Seperti udara. Selalu-ada-mu, justru yang kuperlu. -ast- Pku, 121116

Kita butuh dua buku. Satu untuk dibaca; agar kita tak tersesat. Satu untuk ditulis; agar kita tak terlupakan. -ast- Pku, 111116